Pengikut

Tampilkan postingan dengan label universitas sriwijaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label universitas sriwijaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2012

PERINGKAT UNIVERSITAS DUNIA 2012 Versi 4ICU

Berita dan Informasi



Senin, 09 Januari 2012 | [806 Dibaca]

PERINGKAT UNIVERSITAS DUNIA 2012 Versi 4ICU

Belum lama ini, 4 International Colleges & Universities (4ICU) merilis kembali peringkat perguruan tinggi dunia edisi Januari 2012. Pada edisi ini jumlah perguruan tinggi yang terlibat sebanyak 11.000, tersebar dalam 200 negara. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan popularitas situs perguruan tinggi, yang memenuhi kriteria berikut:

  1. Merupakan perguruan tinggi yang dikenal memiliki lisensi atau akreditasi dari pemerintah dan atau lembaga pemberi akreditasi
  2. Menyelenggarakan program pendidikan strata 1, 4 tahun, strata 2 dan strata 3.
  3. Menyelenggarakan model pendidikan tradisional face-to-face learning facilities, programs and courses.

Berbeda dengan edisi sebelumnya, peringkatan edisi Januari 2012 berdasarkan sebuah algoritma yang terdiiri dari 3 unbiased dan metrics web independen, dari 3 mesin pencari yang berbeda, yaitu:

  1. Google Page Rank
  2. Alexa Traffic Rank
  3. Majestic Seo Referring Domains
Parameter ketiga, merupakan parameter terbaru menggantikan Yahoo Inbound Link yang telah digunakan sejak edisi pertama. Pengambilan data dan pengukuran dilakukan pada hari yang sama untuk menghindari adanya bias.

Hasil pemeringkatan dirilis setiap semester, yaitu pada Januari dan Juli. Pada edisi kali ini, lima besar dunia ditempati oleh MIT, Stanford University, Harvard University, University California Barkeley, dan The University of Texas at Austin, sepuluh besar dunia masih didominasi oleh Amerika Serikat, sedangkan untuk regional Asia, China masih mendominasi. Tiga PT Indonesia yang masuk 100 besar Asia adalah ITB pada posisi 16, UI pada posisi 28, dan UGM pada posisi 45.

Pada edisi kali ini jumlah perguruan tinggi Indonesia yang dinilai mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yang awalnya hanya ada 154 perguruan tinggi menjadi 318 perguruan tinggi. Peringkat nasional masih dipimpin oleh ITB, UI, dan UGM, masing diperingkat pertama, kedua dan ketiga. Berikut disajikan dua puluh peringkat nasional dalam 2 edisi terakhir sebagai berikut:

NO NAMA PERGURUAN TINGGI JULI 2011JAN 2012
1ITB 11
2UI 32
3 UGM 23
4 UNIV GUNADARMA 54
5 UPI 85
6 UNDIP 66
7 UNIV SEBELAS MARET 97
8 ITS 78
9 UNAIR 239
10 IPB 410
11USU 1011
12 UNPAD 1212
13 UII 1813
14UNBRAW 1314
15 UNIV MERCU BUANA 1715
16 UMY 1116
17 UNIV KRISTEN PETRA 1517
18 UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2018
19 UNIV SURABAYA 3219
20 UMM 1420

Sumber: http://www.unsri.ac.id/?act=info_detil&id=288

Jumat, 06 Januari 2012

Universitas Sriwijaya


Ide untuk memiliki sebuah perguruan tinggi di Sumatera Selatan telah ada sejak awal tahun 1950-an, yang dicetuskan dalam suatu kesempatan resepsi perayaan hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1952. Diprakarsai oleh beberapa orang pemuka masyarakat, menjelma menjadi kesepakatan untuk membentuk "Panitia Fakultet Sumatera Selatan". Menjelang akhir Agustus 1952, dengan berbagai pertimbangan, ditetapkan bahwa yang pertama akan didirikan adalah fakultas ekonomi. Untuk itu dibentuklah "Panitia Fakultet Ekonomi Sumatera Selatan" yang dikelola oleh suatu yayasan yang didirikan pada tanggal 1 April 1953 dengan nama "Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti".

Pembukaan Fakultet Ekonomi secara resmi di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti ini dilakukan pada tanggal 31 Oktober 1953 dalam suatu acara yang dihadiri oleh Mr. Hadi, Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan (PPK), Drg. M. Isa (Gubernur Sumatera Selatan), Bambang Utoyo (Panglima TT II Sriwijaya) dan Ali Gathmyr (Ketua DPRD Sumatera Selatan).

Upaya melengkapi perguruan tinggi di Sumsel dilanjutkan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti dengan membentuk Panitia Penyelenggaraan Fakultas Hukum. Pada tanggal 1 November 1957, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis IV Fakultas Ekonomi, diresmikanlah fakultas tersebut dengan nama 'Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat".

Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan bantuan Penguasa Militer Teritorial II Sriwijaya yang memberikan bantuan keuangan unuk mendirikan gedung permanen Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti di Bukit Besar (kini Kampus Unsri Bukit). Upacara peletakan batu pertamanya dilakukan pada tanggal 31 Oktober 1957

Upaya selanjutnya adalah penegerian perguruan tinggi yang sudah ada tersebut. Dengan perjuangan gigih tokoh masyarakat Sumsel ketika itu, antara lain Kolonel Harun Sohar (Panglima selaku Ketua Paperda TT II/ Sriwijaya) dan A. Bastari (Gubernur), hambatan yang amsih ada untuk berdirinya universitas negeri di Palembang dapat diatasi. Delegasi yang dikirim ke Jakarta bulan Desember 1959 menemui Menteri PPK (Mr. Moh yamin) berhasil memperoleh jaminan kesediaan pemerintah untuk mengambil alih Perguruan tinggi Syakhyakirti menjadi suatu universitas negeri. Dengan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 1960 tanggal 29 Oktober 1960 (Lambaran Negara Tahun 1960 No. 135) akhirnya berdirilah Universitas Sriwijaya yang peresmiannya dilakukan pada tanggal 3 November 1960 dalam upacara penandatanganan piagam pendirian oleh Presiden Sukarno dengan disaksikan oleh Menteri PPK (Mr. Priyono) dan beberapa Duta Besar negara sahabat. Sebagai Presiden Universitas yang pertama diangkat Drg. M. Isa yang diangkat dengan Keputusan Presiden No. 696/M tahun 1960 tanggal 29 Okober 1960

Untuk memenuhi tuntutan perkembangan, Unsri kemudian merencanakan penambahan kampus, di luar Bukit Besar yang sudah ada, dengan membebaskan tanah seluas 712 hektar, di Indealaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (Sekarang Ogan Ilir-OI), pada tahun 1982. Pembangunan kampus baru ini dimulai pada tahun 1983 dengan bantuan dana Asian Development Bank (ADB), yang secara fisik baru dimulai pada tahun 1989 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 1993. Gubernur Sumatera Selatan H Ramli Hasan Basri memberikan kuliah perdana menandai awal kegiatan akademik di kampus baru Inderalaya ini pada tanggal 1 September 1993. Pemanfaatan sepenuhnya fasilitas di Kampus Inderalaya dilaksanakan dengan Keputusan Rektor pada bulan Januari 1995 dimana ditetapkan bahwa terhitung sejak tanggal 1 Februari 1995 semua kegiatan administrasi dan sebagian besar kegiatan akademik diselenggarakan di Kampus Inderalaya. Peresmian Kampus Unsri Indralaya yang sesungguhnya baru dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 1997 oleh Presiden Soeharto.